Produk Terlaris 2015 :
Home » » Lebih macho dengan transplantasi berewok

Lebih macho dengan transplantasi berewok

Written By Cantik Citra on Tuesday, 17 December 2013 | 05:32

TAMPIL macho dengan jenggot, kumis, dan cambang makin diidamkan banyak pria. Setelah berbagai obat oles tak sanggup menumbuhkan bulu-bulu di wajah, mereka pun mencoba cara lain.

Metode yang saat ini digemari adalah transplantasi rambut di wajah, baik itu jenggot, kumis, maupun cambang. Tren ini berkembang pesat di beberapa negara, seperti Inggris, Amerika Serikat, dan Indonesia.

Genius Beauty melansir, metode ini pertama kali diterapkan pada 1996 oleh Dr. Bessam Farjo, seorang dokter bedah terkemuka di Inggris. Sejak itu, metode ini kian diminati.

Farjo mengklaim metodenya antialergi, antigatal, atau berisiko penyakit kulit. Hal itu karena ia tidak menggunakan bahan sintetis. “Rambut diambil dari rambut belakang pasien sendiri,” ujarnya.

SETELAH OBAT OLES TAK AMPUH, TRANSPLANTASI RAMBUT DIPILIH UNTUK MENUMBUHKAN RAMBUT DI WAJAH. MACHO, BRO.

Sejak mengenalkan metode ini, dokter asal Irak itu telah menangani lebih dari 5.000 transplantasi rambut di wajah. Dia juga menangani lebih dari 20 ribu konsultasi tentang hair restoration. Bahkan, enam tahun terakhir, jumlah pasien meningkat enam kali lipat. Wow!

Banyak pria berwajah mulus atau tanpa bulu mendatangi Farjo Hair Institute untuk menjalani cangkok rambut. Para pria itu ingin tampil macho bercambang layaknya selebritas dunia, macam Brad Pitt, Ewan McGregor, dan Ashton Kutcher.

Dr. Farjo mencatat sebanyak 24 persen pasiennya ingin rambut wajah seperti milik Gary Barlow. Sedangkan 20 persen pasien menginginkan tampilan seperti pesebak bola keren, David Beckham. Aktor senior George Clooney ternyata juga masih mempesona. Terbukti sekitar 13 persen pasien Dr. Farjo ingin meniru berewoknya.

STEM CELL
Tren ini ternyata juga mulai diminati di Indonesia. Bahkan, kira-kira lima tahun lalu, para pria mulai “ribut-ribut” mencari cara agar rambut di wajahnya bisa tumbuh.

Ada satu merek obat oles yang banyak memasang iklan cukup laris saat itu. Namun beberapa pria mengaku tak puas dengan hasilnya.

Arif misalnya. Pria 29 tahun itu terlahir tanpa bakat berambut. Kulit wajahnya terbilang mulus, paling hanya ada kumis, itu pun jarang-jarang. Padahal dia sangat ingin memiliki berewok.

Arif sempat mencoba obat oles terkenal. Sudah sebulan lebih mencoba, tetap saja bulu di wajahnya tak juga tumbuh. “Cuma tiga rambut tumbuh di dagu,” kata bapak satu anak itu.

Pengalaman serupa juga dialami Doni. Obat oles yang sudah digunakan selama lebih dari enam bulan sama sekali tak bekerja. Bulu di wajahnya tak kunjung ada. “Akhirnya nyerah,” ujar pria 32 tahun ini.

Meski sangat ingin punya rambut di wajah, Arif dan Doni belum ingin melakukan transplantasi rambut. Mereka masih ragu, apalagi biayanya tidak murah. Namun lain lagi dengan Ricko. Pria 28 tahun itu sudah sibuk mencari cara alternatif untuk menumbuhkan rambut di wajah setelah obat oles tak mempan. Dia pun menjelajah di Internet untuk mencari tahu.

Dia kemudian menemukan Dr. Gunawan Budisantoso, Sp.KK, seorang ahli transplantasi rambut di Indonesia. Dr. Gunawan melakukan cangkok rambut di wajah pertama kali pada 1997. “Saya mau cangkok rambut, meskipun kata orang sakit,” kata Ricko mantap.

Sebenarnya Ricko tidak perlu khawatir dengan rasa sakit itu. Pasalnya, Dr. Gunawan telah mengembangkan metode hair stem cell transplantation, yaitu metode baru cangkok rambut yang nyaris tidak sakit.

Metode ini berbeda dengan cangkok cara lama karena menggunakan stem cell dari rambut pasien sendiri. Dalam empat atau lima bulan, stem cell dari rambut daerah donor yang ditanam akan tumbuh. Impian memiliki rambut di wajah pun segera terwujud. Selain tidak menimbulkan rasa sakit, metode ini memungkinkan lebih banyak menanam rambut dalam satu kali treatment. Pembengkakan wajah akibat anestesi lokal juga nyaris tak ada.

Yang paling menyenangkan adalah cangkok rambut ini tidak akan mengurangi jumlah rambut di daerah donor, karena ini merupakan metode penggandaan. Karena itu, metode ini juga bisa dilakukan kepada orang dengan kebotakan yang sangat luas sekalipun. “Ini metode mutakhir yang saat ini tercanggih di dunia,” ujar Dr. Gunawan.

Dokter yang berpraktek di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara, ini juga mengklaim metodenya aman. “Asalkan dilakukan oleh dokter ahli yang berpengalaman, ini tidak ada efek sampingnya,” ujarnya.

Selain di Jakarta, metode ini dilakukan di kota-kota besar dunia, seperti Maastricht, Amsterdam, London, dan Wina. Dr. Gunawan mengakui tren cangkok rambut wajah di Indonesia terus meningkat. Namun jumlahnya belum sebanyak di luar. Dalam setahun, setidaknya ada lima atau enam pasien datang. “Mereka bilang ingin lebih macho dengan rambut di wajah,” katanya. Berminat, Bro? Citra.

Bagikan CantikCitra.com: :

Post a Comment

 
Copyright © 2016. Cantik Citra - All Rights Reserved.
Proudly powered by Google