Produk Terlaris 2015 :
Home » » Electronic (Dance) Music: Shake, Shake, Shake

Electronic (Dance) Music: Shake, Shake, Shake

Written By Cantik Citra on Wednesday, 18 December 2013 | 09:32

Merunut sejarahnya, perkembangan musik elektronik beriringan dengan berkembangnya industri elektronik.

Seperti diungkapkan oleh David Dunn dalam esainya yang bertajuk “A History of Electronic Music Pioneers”, kemunculannya bermula dari dibuatnya Clavecin electrique yang didesain oleh Jean-Baptiste de Laborde di Prancis pada 1759. Namun ada juga yang menyebut musik elektronik berawal dari Thaddeus Cahill, yang membuat Telharmonium atau Dynamophone pada 1897.

Terlepas dari pendapat tersebut, musik ini lebih dikenal dengan dance music, techno, trance, house, dan akhirnya muncul sebutan electronic dance music (EDM). Tentunya istilah itu dimaksudkan untuk merangkum semua genre yang terdapat dalam musik jenis ini.

Menurut Wikipedia, pada 1969, lagu berjudul Popcorn, yang dirilis oleh Gershon Kingsley, banyak disebut sebagai lagu pertama yang mewakili Dance Track (McCurley dan Flynn, 2013). Lagu tersebut kemudian dicover oleh band bernama Hot Butter pada 1972, yang membuatnya menjadi hit dan lebih disukai ketimbang versi aslinya.

ada keriaan, pasti ada musik. tak mengherankan bila kemudian musik elektronik menjadi pilihan di setiap negara, pemuja keriaan memiliki selera yang berbeda terkait dengan musik elektronik ini.

Dalam perkembangannya, genre ini pun meluas tak sekadar menggunakan instrumen biasa, seperti gitar, bas, dan drum. Ada instrumen elektronik yang dilibatkan, seperti synthesizer dan drum machine, pada 1970-1980.

MALEZONE Indra7, seorang disc jockey, seolah membenarkan, dengan mengatakan awal berkembangnya jenis musik ini memang merupakan pengembangan classic disco, yang masih menggunakan alat band. Pada 1980-an, mulai ada budaya warehouse party, house party, dan full moon party, yang menyebabkan industri musik ini semakin besar.

Salah satunya dengan kemunculan Hacienda, klub malam milik Tony Wilson, penggagas label musik Factory, yang menaungi Joy Division dan New Order. Hacienda pun cukup besar dan semakin terkenal ketika masa madchester menggema.

Seiring berjalannya waktu, musik untuk pengiring pesta ini pun berevolusi dengan beragam turunannya. Sebut saja trance, dengan Tiesto, Dash Berlin, dan Armin van Buuren sebagai penggawanya, hingga dubstep yang sempat mewabah di kalangan pemuja keriaan, dengan Skrillex sebagai salah satu bintangnya. Belum lagi ketika aktivitas Harlem Shake di YouTube mewabah, yang memakai musik bergenre trap racikan Baauer.

Begitu juga dengan beberapa penyanyi Korea Selatan, seperti CL dan GDragon, yang menggunakan trap sebagai aliran dalam lagu jagoan mereka. Bahkan Katy Perry, melalui lagu Dark Horse dalam album terbarunya, Prism, juga menawarkan musik yang berasal dari selatan Amerika Serikat tersebut. Belum lagi kejayaan house music.

Beberapa contohnya Levels milik Avicii, yang sempat menjadi anthem untuk setiap keriaan. Demikian halnya dengan Titanium dari David Guetta hingga We Found Love, sebuah kolaborasi apik antara Rihanna dan Calvin Harris. DJ yang disebut terakhir bahkan memiliki sembilan single hit dari 15 lagu yang ia miliki dari album terakhirnya bertajuk 18 Months.

Bahkan saat ini Under Control, lagu hasil kolaborasinya bersama Alesso dan Hurts, langsung menempati posisi teratas tangga lagu Inggris ketika dirilis pertama kali.

Apalagi ketika membicarakan trio penggawa house music asal Swedia, Swedish House Mafia. Sebastian Ingrosso, Steve Angello, dan Axwell selalu menghasilkan lagu-lagu yang anthemic.

Musik ini telah berkembang pesat, sehingga akhirnya istilah EDM pun digunakan. Lalu apa itu electronic dance music? “Awalnya semua merupakan turunan house music, yang akhirnya berkembang menjadi trance, progressive, techno, dan yang lainnya.

Dance music sendiri sudah pasti elektronik. Sementara itu, penyebutan EDM untuk mempermudah media dalam penyebutan genre,” Indra7 menjelaskan.

“Term EDM itu sekarang sudah menjurus ke musik seperti yang Swedish House Mafia bawain,” dia menambahkan. Citra.

Bagikan CantikCitra.com: :

Post a Comment

 
Copyright © 2016. Cantik Citra - All Rights Reserved.
Proudly powered by Google